Advertisement
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi FHISIP Universitas Mataram dalam memperkuat kualitas Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang hukum dan bisnis perbankan syariah yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sistem keuangan berbasis syariah.
Dr. Lalu Wira Pria Suhartana, S.H.,M.H., selaku Dekan FHISIP Universitas Mataram menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, bertambahnya Guru Besar di lingkungan FHISIP merupakan wujud komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat kontribusi akademik bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Dalam sidang pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Hirsanuddin, S.H., M.Hum menyampaikan pidato ilmiah yang menyoroti penguatan dan pengembangan bank syariah berbasis karakteristik Rasul Ulul Azmi. Beliau menegaskan bahwa bank syariah akan mencapai puncak kejayaannya bukan ketika laba meningkat, tetapi ketika ia mampu menjadi cermin dari nilai-nilai Ilahiah dalam ruang ekonomi manusia tempat dimana uang kembali menjadi sarana, tempat dimana keberkahan kebih dihargai dari sekedar keuntungan, dan tempat dimana akad menjadi doa yang hidup.
”Keterbatasan infrastruktur dan perangkat hukum yang khusus bukan alasan untuk berhenti berbenah. Sebagaimana kaidah fiqh menyebut “mā lā yudraku kulluh, lā yutraku kulluh” apa yang belum dapat dicapai seluruhnya, jangan ditinggalkan seluruhnya. Maka sembari menempuh jalan yang ada, kita tetap wajib menyiapkan payung hukum baru yang lebih sejalan dengan ruh syariah yang bersumber dari nilai-nilai Islam,”ungkapnya.
Dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Hirsanuddin, S.H., M.Hum sebagai Guru Besar Tetap, FHISIP Universitas Mataram semakin mempertegas perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen menghasilkan pemikiran-pemikiran akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia hukum khususnya perbankan syariah.Pencapaian ini sekaligus menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, menghasilkan karya ilmiah berkualitas, serta berkontribusi dalam pembangunan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
