Advertisement
MATARAM — Kehidupan kampus di era modern tidak lagi sebatas rutinitas menghadiri kelas dan menuntaskan ujian. Pengalaman berorganisasi, torehan prestasi di luar ruang kuliah, hingga kepastian karier setelah mengenakan toga kini menjadi tolok ukur utama kualitas sebuah perguruan tinggi. Di Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Mataram, tanggung jawab besar untuk merajut seluruh ekosistem pendukung tersebut bertumpu pada Sub Bagian Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama.
Sebagai unit yang bersentuhan langsung dengan dinamika harian mahasiswa, sub bagian ini bergerak taktis sebagai sebuah tim yang solid. Nakhoda dari pergerakan ini dipegang oleh Drs. Azra’i Gazali, M.Pd, selaku Ketua Tim (Katim) Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FHISIP Unram. Ia selalu menekankan bahwa bidang kemahasiswaan bukan sekadar sebagai regulator birokrasi, melainkan sebagai fasilitator yang membuka jalan selebar-lebarnya bagi mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembagian peran yang spesifik di lini pelayanan harian. Untuk memastikan gerak dinamis organisasi mahasiswa seperti BEM, DPM, dan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta kegiatan mahasiswa lainnta agar tidak terhambat oleh urusan administratif, Nasrul Mubarak hadir mengawal urusan persuratan. Ketelitian di meja administrasi ini menjadi kunci awal agar seluruh agenda kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas dapat berjalan dengan legal dan lancar.
Pondasi administrasi yang kuat itu kemudian menjadi modal berharga bagi pengembangan prestasi. Di sinilah staf bidang kemahasiswaan Fitri Manuni mengambil peran untuk mendorong dan memfasilitasi mahasiswa agar berani berlaga di berbagai ajang bergengsi nasional, salah satunya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Namun, tugas Fitri tidak berhenti saat kompetisi usai, ia juga mengomandoi program Tracer Study atau penelusuran alumni. Data penelusuran ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi, karena angka keterserapan lulusan di dunia kerja menjadi kompas bagi fakultas untuk mengevaluasi kurikulum sekaligus menjadi poin krusial dalam penilaian akreditasi institusi.
Tantangan untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja ini kemudian disambut oleh Munasir yang juga staf pada bagian ini, mengurusi bidang kerja sama dan jaringan alumni. Di era Kampus Berdampak saat ini, Munasir bergerak proaktif menyusun dan mengawal Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan berbagai instansi pemerintah, swasta, NGO, firma hukum, hingga lembaga riset. Kerja sama ini juga memastikan bahwa mahasiswa FHISIP Unram tidak kesulitan mendapatkan konversi nilai lewat program magang yang berkualitas, sementara di sisi lain, hubungan karib dengan alumni dimanfaatkan untuk membuka peluang karir yang lebih luas bagi para lulusan baru.
Melalui ritme kerja yang saling bertautan dan terintegrasi ini, Sub Bagian Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FHISIP Unram membuktikan diri sebagai pilar penunjang yang solid. Di bawah arahan Drs. Azra’i Gazali, M.Pd, kolaborasi para staf di unit ini tidak hanya berhasil menyederhanakan proses birokrasi, tetapi juga berhasil menjadi jembatan birokrasi yang humanis bagi mahasiwa dalam mempercepat layanan bidang kemahasiswaan.(abr)
