Advertisement

- Penanganan perkara-perkara tindak pidana khusus yang strategis.
- Percepatan penyelesaian perkara untuk kepastian hukum.
- Pengembangan kurikulum antikorupsi yang diimplementasikan di tingkat daerah.
- Jabatan Saat Ini: Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum & Plt. Wakil Jaksa Agung, Kejaksaan Republik Indonesia.
- Karakteristik: Jaksa senior dan akademisi yang berfokus pada reformasi penegakan hukum, kejahatan korporasi, perlindungan kelompok rentan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih.
- 1994: S1 - Fakultas Hukum Universitas Mataram
- 2001: S2 - Program Magister Ilmu Hukum di Universitas Diponegoro (Cum Laude)
- 2012: S3 - Program Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran (Cum Laude)
- Koordinator pada Aspidsus Kejati Jabar
- Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Sumber, Jawa Barat
- Kepala Kejaksaan Negeri Stabat, Sumatera Utara
- Kepala Bagian Penyusunan Program dan Penilaian pada Sesjam Pidsus
- Kepala Sub Direktorat TPKL pada Dit Eksekusi dan Eksaminasi JAM Pidsus
- Kepala Kejaksaan Negeri Semarang
- Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatera Utara
- Asisten Khusus Jaksa Agung RI
- Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri
- Kepala Kejaksaan Tinggi Banten
- Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
- Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM
- Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum
- Plt. Wakil Jaksa Agung
- 2018 - sekarang: Ketua Umum Adhyaksa Table Tennis Club (ATTC) Kejaksaan Agung
- 2025 - 2027: Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (PJI)
- Fungsionalisasi Hukum Pidana dalam Aktivitas Pasar Modal di Indonesia (2010)
- Kontrak Kerja Konstruksi dalam Perspektif Tindak Pidana Korupsi (2010)
- Sanksi Pajak Berbasis Penerimaan Negara (2014)
- Dimensi Koruptif (Pejabat) Publik: Pergeseran Paradigma Penegakan Hukum Pasca UU
- Administrasi Pemerintahan (2016)
- Pendekatan Ekonomi dalam Penegakan Hukum terhadap Kejahatan Korporasi (2018)
- Business Judgment Rule: Praktik Peradilan terhadap Penyimpangan Pengelolaan
- BUMN/BUMD (2018)
- Deferred Prosecutions Agreement dalam Kejahatan Bisnis (2019)
- Reformulasi Delik Migas Dalam Mewujudkan Keadilan Energi (2019)
- Hukum Pidana Militer Kontemporer (2020)
- Mandat Konstitusional Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (2020)
- Rekonstruksi Paradigma Pemidanaan Terhadap Kejahatan Korporasi dan Bisnis (2021)
- Ambiguitas Profesi Jaksa Dalam Rumpun Aparatur Sipil Negara (2021)
- Embodiment Victim Impact Statement dalam Kekerasan Seksual terhadap Anak-Anak dan
- Perempuan (2023)
- Piercing the Corporate Veil: Dinamika Regulasi dan Praktik Peradilan (2023)
- Asta Cita sebagai Basis Transformasi Penuntutan (2025)
- Desain Ideal Implementasi Social Service Order Pasca UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru)
- Peserta Terbaik: Pendidikan Pembentukan Jaksa (2000), Diklat Kepemimpinan Tk. III
- (2010), Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tk. II (2019), dan Tk. I (2021).
- Kajari Tipe B Terbaik dalam Penanganan Tindak Pidana Khusus (2011).
- Penghargaan Bidang Sosial & Perlindungan: Penghargaan dari Kementerian PPPA dan Komnas PA atas penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak (2022).
- Akademik: Pengukuhan Gelar Guru Besar di Universitas Pendidikan Indonesia (2022).
- Tata Kelola Institusi: Meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) saat menjabat di Ditjen Peraturan Perundang-undangan (2024).
Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. merupakan alumnus berprestasi sekaligus figur monumental dari Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) yang menyelesaikan studi sarjana hukum pada tahun 1994. Sebagai bukti nyata atas kualitas didikan Fakultas Hukum Unram, di kampus inilah fondasi berpikir kritis serta kepemimpinannya sebagai pemikir hukum yang tangguh dibentuk dan ditempa secara mendalam.
Menurut catatan rekan seangkatannya, Prof. Asep juga aktif juga dalam organisasi mahasiswa melalui Forum Komunikasi Mahasiswa Mataram (FKMM) pada era 1991–1993. Sejarah mencatat FKMM sebagai wadah inkubasi yang sangat dinamis bagi lahirnya para calon pemikir hukum tangguh di masanya.
Karakter kuat yang terbangun sejak masa kuliah tersebut menjadi modal berharga sebelum akhirnya beliau melesat menjadi jaksa karier yang cemerlang, meraih gelar Guru Besar, hingga kini dipercaya menduduki posisi strategis nasional sebagai Jampidum Kejaksaan Agung RI dan juga Plt.Wakil Jaksa Agung RI.